Sunday, January 27, 2013

POLA TANAM



                Pola tanam merupakan suatu urutan atau kombinasi tanam pada suatu bidang lahan dalam satu tahun penanaman. Satu tahun penanaman tersebut sudah termasuk dengan pengolaan tanah sampai suatu komoditas tanaman dipanen. Pola tanam merupakan salah satu bentuk teknologi budidaya pertanian yang bertujuan untuk mengoptimalkan semua potensi yang ada berkaitan dengan efisiensi  penggunaan lahan. Perbedaan kondisi lahan memungkinkan adanya beragam jenis pola tanam. Selain untuk efisiensi penggunaan lahan, pola tanam juga dimaksudkan untuk meminimalisir resiko kegagalan suatu jenis komoditas.
                Pola tanam di daerah tropis berbeda dengan di daerah non tropis. Daerah tropis pertanian dapat dilaksanakan sepanjang tahun. Akan tetapi, syarat tumuh optimal untuk setiap jenis tanaman berbeda dalam kaitannya dengan musim yang ada di daerah tropis. Ada tanaman yang baik dibudidayakan pada curah hujan tinggi, ada tanaman yang sesuai pada curah hujan rendah, ada juga yang toleran terhadap kedua musim tersebut. Berdasrkan kondisi tersebut, maka disusun urutan pertanaman suatu komoditas atau kombinasi beberapa komoditas pada suatu lahan agar faktor pertumbuhan yang ada dalam kaitannya dengan air dapat termanfaatkan seluruhnya.

                Secara umum, pola tanam dapat dibedakan menjadi dua, yaitu pola  tanam tunggal (monokultur) dan pola tanam ganda (polikultur). Pertanian monokultur merupakan pola tanam dengan hanya menanam satu jenis komoditas pada suatu lahan pertanian selama satu tahun. Contohnya adalah pada suatu sawah hanya ditanami padi, dan padi tersebut ditanam selama tiga musim berturut-turut ( satu tahun).
Pertanian polikiltur merupakan suatu pola pertanaman dengan membudidayakan lebih daru satu jenis komoditas pada suatu lahan pertanian dalam waktu satu tahun. Penanaman lebih dari satu jenis tanaman tidak hanya terikat oleh ruang, tetapi juga terikat dalam waktu. Polikultur dalam ruang misalnya, dalam satu lahan pertanian ditanami lebih dari satu jenis tanaman dalam waktu yang bersamaan seperti menanam jagung dengan kacang tanah. Polikultur dalam waktu adalah menannam lebih dari satu jenis tanaman dalam waktu yang berlainan. Misalnya pada musim pertama menanam padi, musim kedua menanam kacang tanah, dan musim ketiga menanam jagung.
Pada dasarnya, penentuan pola tanam akan sangat tergantung kepada kearifan lokal di mana pola tersebut dilaksanakan dan juga ketersediaan sumber daya yang medukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman, khususnya ketersediaan air. Pada pedesaan yang tujuan pertaniannya subsisten (digunakan untuk emncukupi kebutuhan sendiri), pola tanam yang banyak digunakan adalah polikultur karena meminimalisir adanya gagal panen satu jenis komoditas. Untuk pertanian dengan tujuan komersial, pola tanam yang banyak digunakan adalah monokultur karena bisa mengintensifkan satu jenis komoditas yang bernilai ekonomi tinggi.

Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment