Saturday, August 31, 2013

Khasiat dan Cara Menggunakan Kumis Kucing untuk Obat

Kumis kucing merupakan tanaman terna, tumuh tegak dan mampu tumbuh hingga ketinggian 2 m. Kumis kucing tumbuh pada dataran rendah sampai sedang. Perbanyakan tanaman dengan menggunakan setek batang atau juga dengan stump. Stek dengan menggunakan batang yang memiliki 3 mata tunas sementera stump dengan menggunakan tumbuhan liar yang selanjutnya dibudidayakan. 
 Kegunaan dan Cara Menggunakan

a. Infeksi kandung kemih dan batu dalam kandung kemih: 5-10 helai daun kumis kucing direbus dengan setengah gelas air dan diminum 2 kali sehari.

b. Kencing batu: 4-7 helai daun kumis kucing ditambah 7 tanaman meniran direbus dengan 2 gelas air hingga tinggal setengahnya. Diminum 3 kali sehari.

c. Asam urat dan encok: 4-5 helai daun kumis kucing dan 4-5 tanaman meniran direbus dengan air bersih hingga tinggal setengah bagian. Diminum beberapa kali sehari.

d. Masuk angin: tanaman kumis kucing sebanyak 30-60 gram (kering) atau 90-120 gram (basah) direbus dan diminum. Atau daun basah/kering diseduh sebagai the.

e. Anyang-anyangen: kumis kucing, meniran masing-masing 30 gram direbus dan airnya diminum.

Khasiat dan Cara Mengolah Krokot Menjadi Obat


a. Radang akut usus buntu: krokot diambil segenggam, dicuci bersih, kemudian diperas hingga menghaslikan perasan sebanya 30 ml. Ditambahkan gula pasir dan air matang dingin hingga volumenya menjadi 100ml. Air tersebut diminum, dan dilakukan 3 kali sehari.

b. Luka digigit lipan: herba segar dicuci, ditumbuk hingga halus, kemudian diperas airnya. Air hasil perasan kemudian dioleskan ke bekas gigitan. 

c. Eksema dan radang kulit: herba segar dicuci hingga bersih, ditumbuk halus, ditambahkan sedikit garam, hasil tumbukan digunakan untuk menurap bagian yang sakit.

d. Disentri: herba segar sekitar 550 gram diuapkan selama 3-4 menit. Herba layu kemudian ditumbuk halus dan diperas hingga terkumpul perasan 150 ml. dimunum 50 ml sekali minum dan dilakukan tiga kali sehari.

e. Sakit kuning atau radang gigi: krokot sebanyak 200 gram direbus hingga mendidih kemudian airnya diminum.

f. Demam: krokot direbus sebentar tetapi belum sampai matang, krokot hasil rebusan dimakan. 

g. Gugup dan gelisah: herba segar, dikukus sebentar, digiling halus hingga muncul airnya, air hasil gilingan krokot diminum.

h. Jantung berdebar: 4 batang krokot dicuci, digiling, tambah setengah cangkir air dan satu sendok madu, diperas, dan disaring. Air hasil saringan diminum. 

i. Bisul: minum teh krokot setiap hari. 

j. Kencing darah: krokot 100 gram dan daun sendok 25 gram digodok, airnya diminum

k. Radang payudara, wasir berdarah, badan pegal, dan gangguan saluran kencing; 120 gram herba segar dilumatkan, diperas airnya, kemudian airnya diminum.

Friday, August 9, 2013

Pembibitan Tanaman Cengkeh

Bibit yang ditanam akan menentukan berhasil atau gagalnya suatu tanaman. Bibit yang baik akan menghasilkan tanaman yang baik asal syarat-syarat pemeliharaannya baik. Pembibitan tanaman cengkeh merupakan salah satu aspek dari teknis budidaya tanaman cengkeh yang menentukan keberhasilan pertanaman cengkeh. Sebaliknya walaupun bibitnya baik, tetapi syarat lain kurang dipenuhi tanaman akan merana. Maka didalam persemaian yang perlu diperhatikan adalah :

Monday, August 5, 2013

Teknis Budidaya Tanaman Cengkeh


B. Persiapan Lahan

Dalam mempersiapkan lahan, yang harus dilakukan adalah
1. Pembersihan lahan (bekas tunggak atau akar kayu yang dapat menyebabkan rayap atau jamur akar) yang kemudian dilanjutkan dengan pengolahan tanah.

Thursday, August 1, 2013

Prospek dan Potensi Tanaman Cengkeh di Indonesia

Prospek dan potensi tanaman cengkeh di Indonesia ke depannya akan semakin tinggi mengingat kebutuhan cengkeh dalam negeri maupun di pasar Internasional meningkat. Meskipun tahun-tahun terakhir produksi cengkeh naik turun tetapi keberadaan cengkeh masih menjadi komoditas penting di Indonesia. Saat ini Indonesia merupakan negara produsen, sekaligus konsumen cengkeh terbesar di dunia. Dua negara lain yang cukup potensial sebagai penghasil cengkeh adalah Madagaskar dan Zanzibar (Tanzania) yang total produksinya sekitar 20.000 – 27.000 ton/tahun. Disamping itu ada enam negara sebagai produsen kecil yaitu Comoros, Srilanka, Malaysia, Cina, Grenada, Kenya dan Togo dengan total produksi sekitar 5.000 – 7.000 ton/tahun. Arah pengembangan tanaman cengkeh dapat dibagi menjadi tiga, yaitu usaha pertanian primer, usaha agribisnis hulu dan usaha agribisnis hilir (Deptan, 2007).