Wednesday, February 8, 2017

Pengendalian Penyakit Layu Fusarium pada Tanaman Bawang Merah yang Ramah Lingkungan

Layu fusarium disebabkan oleh jamur Fusarium oxysporum. Penyakit layu fusariun dapat ditularkan melalui umbi bibit, udara, tanah, dan air. Infeksidi lahan pertanaman dimulai dari akar, kemudian menyebar ke umbi lalu daun. 
penyakit layu fusarium pada bawang merah

Gejala ditandai dengan adanya daun yang menguning, terpelintir, kemudian layu. Tanaman akan sangat mudah dicabut akibat akar yang sudah rusak dan tidak berkembang. Penyakit yang dibawa umbi akan segera terihat gejalanya saat tanaman berumur 7-17 hari setelah tanam. Jika terinfeksi melalui tanah, gejala serangan baru terlihat setelah tanaman berumur 30 hari. Layu fusarium menyerang sporadis pada hamparan lahan yang luas dan akan menjadi sangat sulit diatasi saat serangan sudah berat. 

Pengendalian 
1. Menggunakan varietas yang tahan seperti Bauji, Filipine, atau Sumenep. 

2. Menggunakan bibit umbi yang sehat, kompak, tidak terkelupas.
3. Menanam bawang merah pada saat musim kemarau 

4. Mengurangi kelembaban tanah di sekitar pertanaman dengan carapenyiraman di waktu pagi hari. 

5. Tanaman yang terserang segera dicabut dan dimusnahkan. 

6. Rotasi tanaman dengan tanaman dari keluarga selain Allium 

7. Perlakuan benihsebelum tanam dengan mencelupkan bibit umbi maksimal 3 menit dalam larutan PGPR dengan dosis 10ml/liter air. 

Sumber: Dirjen Hortikultura. 2015. Pedoman Pengenalan dan Pengendalian OPT Ramah Lingkungan pada Bawang Merah. 

No comments:

Post a Comment