Wednesday, September 25, 2013

Klasifikasi Tanaman Sayur berdasarkan Kandungan Gizinya


Pangan merpakan sumber energi utama manusia untuk melakukan segala macam aktivitasnya. Pangan atau makanan, baik secara langsung ataupun tidak langsung awalnya berasal dari tumbuhan. Hal ini karena tumbuhan merupakan salah satu dari sedikit makhluk hidup yang mampu memanfaatkan secara langsung energi dari matahari. Menurut Rubatzky (1995), dari sekian banyak jenis tanaman yang dijadikan sebagai bahan pangan, sayuran memiliki kelompok yang paling banyak dimanfaatkan. Hal ini tidak terlepas dari kandungan-kandungan gizi yang berada di dalam sayuran.

Selain mengandung banyak gizi, serat, vitamin, mineral, lemak, dan juga protein, sayuran juga menambah ragam, rasa, warna, dan tekstur makanan. Pengklasifikasian tanaman sayur berdasarkan kandungan gizi menjadi penting karena kandungan gizi yang terkandung di dalam sayuran selain ditentukan oleh faktor genetik, juga ditentukan oleh faktor lingkungan. Dengan mengetahui kandungan gizi dan syarat lingkungan agar kandungan gizinya tidak berkurang, maka diketahui suatu metode atau model system budidaya tanaman sayur yang tepat.

Tuesday, September 24, 2013

10 Buah-Buahan di Al Qur’an dan Hadist

buah delima

1. Anggur
Dan dari buah kurma dan anggur, kamu jadikan minuman yang memabukkan dan rezeki yang baik. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang memikirkan (An Nahl: 67)


Nabi Muhammad biasa menyimpan anggur yang sudah dikeringkan yang direndam dalam air. Beliau meminumnya pada hari itu juga atau pada keesokan harinya atau kadang-kadang hari berikutnya lagi (HR Abu Dawud)

Dan Dia-lah yang menjadikan kebun berjunjung dan tidak berjunjung, kebun kurma, tanaman-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang sama (bentuk dan warnanya) dan tidak sama rasanya. Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) jika berbuah dan tunaikanlah haknya dari memetik hasilnya (dengan dikeluarkan zakatnya). Dan janganlah kamu berlebihan. Sesungguhnya Allah tidak menukai orang –orang yang berlebihan (Al An’am: 141).

PUSAT PENYEBARAN TANAMAN SAYUR DUNIA

 Tanaman yang saat ini banyak dibudidayakan dan dikembangkan di berbagai wilayah dan penjuru dunia pada awalnya berasal dari suatu wilayah yang spesifik. Adanya domestikasi dan pengembangan terhadap suatu jenis tanaman membuat tanaman kini tidak hanya dapat di jumpai di daerah asal tanaman tersebut ditemukan. Begitupun dengan tanaman sayur. Tanaman yang saat ini banyak ditemukan di dataran-dataran tinggi Indonesia mungkin saja bukan berasal langsung dari Indonesia. Dan mungkin juga tanaman yang memang berasal dari Indonesia sekarang malah mejadi lebih dikembangkan di luar Indonesia.

Vavilov, seorang ahli botani asal rusia mengidentifikasikan pusat asal penyebaran tanaman sayur di dunia. Pusat asal penyebaran tanaman sayur didasarkan atas keragaman jenis tanaman pada wilayah tersebut. Berikut adalah pusat asal penyebaran tanaman sayur di dunia berdasarkan Vavilov.

1. China bagian tengah dan barat
Kedelai (Glycine max), uwi cina (Dioscorea opposita), radis (Raphanus satuvus), turnip (Brassica rappa), rakayo (Allium chinense), bawang daun (Allium fistulosum), dan mentimun (Cucumis sativus).

2. India timur laud an Myanmar
Kacang hijau (Vigna radiata), kacang tunggak (Vigna unguiculata), terung (Solanum melongena), talas Colocasia esculenta), mentimun (Cucumis sativus), uwi (Dioscorea alata).

Wednesday, September 11, 2013

Kegunaan Jahe untuk Pengobatan

Jahe merupakan tanaman obat berupa tumbuhan rumpun berbatang semu. Jahe berasal dari Asia Pasifik dan Asia Tropik yang tersebar dari India sampai Cina. Oleh karena itu kedua bangsa ini disebut-sebut sebagai bangsa yang pertama kali memanfaatkan jahe terutama sebagai bahan minuman, bumbu masak dan obat-obatan tradisional. Perbanyakan tanaman dengan menggunakan rimpang. 

Kegunaan/ Khasiat

a. Membantu pencernaan, karena jahe mengandung enzim protoase dan lipase yang masing-masing mencerna protein dan lemak.

b. Menurunkan tekanan darah, hal ini karena jahe merangsang pelepasan hormon adrenalin dan memperlebar pembuluh darah, akibatnya darah mengalir lebih cepat dan lancar serta meringankan kerja jantung memompa darah. 

c. Gingerol pada jahe bersifat antikoagulan, yaitu mencegah penggumpalan pembuluh darah, mencegah tersumbatnya pembuluh darah, penyebab stroke dan serangan jantung. Gingerol juga diduga membantu menurunkan kadar kolestrol.

d. Mencegah mual, karena jahe mampu memblok serotonin yaitu senyawa kimia yang dapat menyebabkan perut berkontrasi sehingga timbul rasa mual termasuk mual akibat mabuk perjalanan.

e. Membuat lambung menjadi nyaman, meringankan kram perut dan membantu mengeluarkan angin.

f. Jahe juga mengandung antioksidan yang membantu menetralkan efek merusak yang disebabkan oleh radikal bebas di dalam tubuh.

Kunyit Putih untuk Pengobatan Berbagai Penyakit

Merupakan tanaman yang memang diperuntukkan sebagai tanaman obat. Berbentuk semak dengan ketinggian hingga 70 cm. Rimpang berwarna agak putih berbentuk bulat-bulat kecil. Perbanyakan tanaman dengan menggunakan rimpang. Perawatan tanaman cukup seferhana yaitu cukup diberi air secukupnya dan duiusahakan ditanam pada lahan terbuka yang terkena sinar matahari secara langsung. 

Kegunaan dan Cara Menggunakan

a. Peluruh kentut dan nyeri perut: serbuk rimpang kunyit putih diseduh dengan 1 gelas air matang dan disaring. Hasil saringan diminum 2 kali sehari setiap pagi dan sore.

b. Badan lemah dan nafsu makan kurang: serbuk rimpang kunyit putih diseduh dengan 1 gelas air matang dan disaring. Hasil saringan diminum 2 kali sehari setiap pagi dan sore.

c. Panas dalam: umbi secukupnya setengah genggam dipecah, diseduh dengan air panas, didinginkan, disaring, dan diminum.

d. Buang air besar terlalu banyak: serbuk rimpang kunyit putih diseduh dengan 1 gelas air matang dan disaring. Hasil saringan diminum 2 kali sehari setiap pagi dan sore.