Monday, September 21, 2020

Mengenal Tanaman Srikaya


Tanaman srikaya (Annona squamosa) berasal dari Amerika Selatan yang pada akirnya menyebar ke seluruh dunia termasuk daerah beriklim tropis seperti Indonesia. Srikaya memiliki bentuk buah bulat dengan kulit yang bermata banyak sehingga terkesan berbentuk seperti sisik. Setiap juring mengandung daging buah dan sebuah biji. Warna buah hijau keputihan sedangkan warna daging buahnya putih, kasar, dan berbiji banyak serta memiliki rasa yang manis.

Srikaya disebut sebagai buah semu karena tersusun atas berpuluh-puluh buah yang menjadi satu sehingga bentuk buah benjol-benjol. Di Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, terdapat dua jenis srikaya yang terkenal yaitu srikaya gading dan srikaya lumut. Srikaya lumutwarna buahnya hijau meskipun sudah tua dan matang. Rasanya lebih manis dan daging buahnya lebih tebal daripada srikaya gading. Sedangkan srikaya gading warna buahnya kekuningan bila sudah matang dan ukuran buahnya lebih kecil daripada srikaya lumut.

Sumber: Suhartono, Mas. 2016. Petunjuk Praktis Mengenal Buah-Buahan Unggul Indonesia. Nuansa Cendikia, Bandung.

Sumber gambar: https://faktualnews.co/images/2019/02/buah-srikaya-1280x720.jpg

Wednesday, September 16, 2020

Mengenal Tanaman Sirsak



Sirsak (Annona muricata) merupakan tanaman yang berasal dari Amerika Selatan. Di Indonesia, tanaman sirsak tumbuh mulai dari dataran rendah sampai dengan dataran tinggi. Tanaman sirsak merupakan salah satu contoh tanaman yang mudah dibudidayakan karena tidak membutuhkan persyaratan tumbuh yang spesifik (adaptasi tanah dan iklimnya luas). 

Tanaman sirsak memiliki hubungan kekeluargaan dengan tanaman buah lain seperti srikaya, mulwa (buah nona), dan lain sebagainya. Buah sirsak secara spesifik memiliki bentuk yang tidak beraturan. Namun secara umum buah sirsak berbentuk jorong yang mengecil pada bagian ujung. Kulit buah memiliki duri-duri pendek dan lunak. Daging buah lembek/lunak, berwarna putih berserat, berbiji hitam pipih, dan berjumlah banyak. Sirsak memiliki rasa yang asam manis yang segar serta beraroma harum.

Tidak semua sirsak memiliki rasa yang asam manis. Beberapa juga berasa manis, yaitu jenis sirsak ratu. Sirsak ratu berasal dari Pelabuhan Ratu, Sukabumi. Ciri lain dari sirsak ratu adalah lengket di lidah serta memiliki biji yang sedikit.

Sumber: Suhartono, Mas. 2016. Petunjuk Praktis Mengenal Buah-Buahan Unggul Indonesia. Nuansa Cendikia, Bandung.

sumber gambar: https://mmc.tirto.id/image/otf/500x0/2019/11/22/sirsak_ratio-16x9.jpg

Mengenal Tanaman Semangka



Semangka (Citrus vulgaris) termasuk salah satu buah yang mengandung banyak air. Semangka memiliki banyak penggemar terutama ketika musim kemarau ketika udara panas dan terik karena semangka memiliki efek/pengaruh untuk menyegarkan.

Masyarakat luas telah mengetahui bahwasannya semangka yang enak bukanlah semangka lokal tetapi semangka hasil introduksi seperti sugar baby, cream suika, stripped sugar, sugar doll, dan yang tidak berbiji seperti yellow doll, garden baby, dan sebagainya. Sedangkan semangka lokal sukar untuk dijumpai.

Yang paling banyak dijumpai dan ditanam di Indonesia adalah jenis sugar baby. Semangka jenis ini merupakan introduksi hasil hibrida. Buah berbentuk bulat berwarna hijau tua, bobot per buah dapat mencapai 4 kg. Daging buah berwarna merah, renyah, dan berasa sangat manis. Kulit buah tebal sehingga tahan dalam pengangkutan jarak jauh.

Sumber: Suhartono, Mas. 2016. Petunjuk Praktis Mengenal Buah-Buahan Unggul Indonesia. Nuansa Cendikia, Bandung.

Mengenal Tanaman Sawo


Tanaman sawo merupakan tanaman asli Asia Tenggara khususnya Indonesia. Indonesia terdapat banyak tanaman sawo terutama di Pulau Jawa. Kultivar atau jenis sawo yang diunggulkan adalah Sawo Apel. Jenis ini memiliki rasa yang manis hingga sangat manis. Kesitimewaan lain adalah adaptasinya yang baik terhadap iklim, tanah, serta organisme pangganggu tanaman (hama, gulma, dan penyakit). Produksi sawo jenis ini sangat memuaskan.

Sawo apel memiliki buah kecil-kecil bulat seperti buah apel dengan diameter kurang dari 4 cm, kulitnya tebal, mengandung banyak getah, rasanya manis, bijinya banyak, dan tahan sehingga mudah dalam pengangkutan serta memiliki buah yang kesat

Sawo jenis lain yang beredar adalah sawo manila. Jenis sawo manila yang dibudidayakan di Jakarta disebut sawo manila Betawi. Sawo manila memiliki buah yang lonjong dan besar. Daging buah halus dan berwarna coklat kemerahan, rasanya manis, tidak mengandung getah, berbiji sedikit, dan banyak mengandung air sehingga menyulitkan pengangkutan.

Jenis sawo lain yang dimasukkan dalam jenis unggul adalah sawo manila kulon, sawo manila karat, dan sawo apel lilin. Jenis-jenis tersebut memiliki rasa yang cukup manis.



Sumber: Suhartono, Mas. 2016. Petunjuk Praktis Mengenal Buah-Buahan Unggul Indonesia. Nuansa Cendikia, Bandung.

Saturday, September 12, 2020

Mengenal Tanaman Salak


Salak (Salaca edulis) termasuk keluarga palmae dengan batang-batang tertutup oleh pelepah daun yang tersusun sangat rapat. Buah tersusun di dalam tandan dan bersisik coklat. Rasa daging buah ada yang kesat, asam, dan manis.

Buah salak yang diminati konsumen umumnya mempunyai daging buah yang tebal, berbiji kecil, memiliki kadar tannin yang rendah, manis, kesat, dan kulit buah berwarna kecoklatan.

Salak Pondoh yang berasal dari Desa Soka, Sleman merupakan satu-satunya kultivar unggul dari Kementrian Pertanian.

Terapat tidaga jenis salah pondoh yaitu Salak Pondoh Merah, Pondoh Kuning, dan Pondoh Hitam. Dari ketiga jenis ini, Pondoh Hitam memiliki rasa yang paling enak. Keistimewaan salak ini terutama dari sifat buahnya. Buah yang masih muda memiliki rasa yang sudah manis.

Selain Salak Pondoh, terdapat beberapa jenis salak lokal yang berpotensi untuk diunggulkan seperti: Salak Condet, Salak Bali, Salak Gading, Salak Kembang, dan Salak Panjalin.

Sumber: Suhartono, Mas. 2016. Petunjuk Praktis Mengenal Buah-Buahan Unggul Indonesia. Nuansa Cendikia, Bandung.

Sumber gambar: https://cdn2.tstatic.net/jogja/foto/bank/images/salak-pondoh_20151226_175808.jpg

Mengenal Tanaman Rambutan


Rambutan (Nephelium lappecium L.) termasuk tanaman yang diunggulkan jika memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

1. Daging buah mudah dikupas dan kulit bijinya tidak melekat pada daging buah (nglothok).

2. Daging buah tebal dan memiliki biji yang kecil.

3. Daging buah keset, rasa manis, dan memiliki kadar vitamin C yang tinggi.

4. Tahan terhadap penyakit akar yang berbahaya.

Yang termasuk varietas unggul diantaranya adalah rambutan Binjai, Rafiah, dan Lebak Bulus.

Rambutan Binjai berasal dari Pasarminggu. Sering juga disebut dengan rambutan Brahrang. Bentuk buahnya agak lonjong dengan rambut yang panjang, jarang, dan kasar. Rambutnya berwarna merah dengan ujung yang hijau. Warna daging buah putih , ngelotok, dan rasanya manis.

Rambutan Rafiah juga berasal dari Pasarminggu. Bentuk buah bulat dengan rambut agak pendek. Warna rambut hijau kekuningan, warna daging buahnya putih, ngelotok, dan rasanya manis.

Rambutan Lebak Bulus juga berasal dari Pasarminggu. Bentuk bulat dengan rambut yang panjang. Warna buahnya merah, warna daging buahnya putih, ngelotok, rasanya manis dan berair.

Selain ketiga jenis rambutan diatas, masih terdapat beberapa jenis rambutan yang memiliki sifat unggul. Beberapa diantaranya adalah rambutan simacan, aceh garing, aceh gendut, aceh pao-pao, dan aceh kering manis. Jenis-jenis ini mempunyai rasa yang manis, daging buah ngelotok, dan daging buahnya agak kesat.

Sumber: Suhartono, Mas. 2016. Petunjuk Praktis Mengenal Buah-Buahan Unggul Indonesia. Nuansa Cendikia, Bandung

Sumber gamber: https://static.republika.co.id/uploads/images/inpicture_slide/buah-rambutan-_160209064417-868.jpg