Thursday, January 7, 2021

Penyakit Bercak Daun Septoria pada Tanaman Seledri

Merupakan salah satu penyakit yang penting pada tanaman seledri. Dilaporkan, pertama kali menyerang tanaman seledri di Itali pada tahun 1890, kemudian Denmark, Perancis, Jerman, dan Kepulauan Inggris pada tahun 1910. Sekarang, penyakit tersebut menyerang hampir seluruh penjuru dunia.

Gejala Penyakit
Pada daun terdapat bercak nekrotis berdiameter beberapa cm. Kemudian berkembang menjadi bercak melingkar dengan batas yang berwarna gelap. Di sekitar jaringan nekrotis mengalami klerosis dan berwarna kuning. Bercak dapat meluas sehingga dapat meliputi sebagian besar daun.

Penyebab Penyakit

Penyebab penyakit adalah jamur Septoria apii dengan ciri morfologi sebagai berikut: memiliki konidia hialin, ramping, terdiri dari beberapa sekat. Konidia ini dihasilkan di atas konidiofora yang pendek, berbentuk seperti salak, terdapat pada bercak yang ujungnya menonjol.
Daur Hidup
Bercak daun Septoria dimulai spora dan miselium yang terdapat pada daun tanaman, benih, atau sisa-sisa tanaman yang telah terinfeksi. Jamur dapat bertahan hingga 11 bulan pada sisa-sisa tanaman. Penyebaran penyakit ini dapat melalui beberapa cara seperti melalui percikan air hujan, tipuan angin, pergerakan manusia, alat pertanian, dan pemindahan bibit ke area yang baru. Perkecambahan dan penetrasi spora pada tanaman terjadi pada kelembaban di atas 90% selama dua hari atau paling cepat sehari.

Pengendalian
Adapun cara pengendalian penyakit ini adalah sebagai berikut: pergiliran tanaman yang bukan inang, penggunaan benih yang sehat dan perlakuan benih dengan merendam air bersuhu 65,5C selama tiga menit, dan menjaga pertanaman dari tanaman liar.

Sumber: 
Prof. Dr. Ir. Ika Rochidatun Sastrahidayat. 2013. Penyakit Tanaman Sayur-Sayuran. UB Press, Malang.

Sumber gambar:
https://polybagsite.files.wordpress.com/2015/12/seledri.png

No comments:

Post a Comment