Thursday, April 30, 2015

Mengenal Tanaman Gandaria (Bouea macrophylla Griff)

Gandaria merupakan tanaman dari keluarga Anacardiaceae yang asli berasal dari Asia Tenggara. Sekarang, gandaria tersebar mulai dari Malaysia, Indonesia, bahkan ke Amerika dan negara-negara tropis lainnya. Beberapa waktu yang lalu, gandaria banyak dijumpai di Jawa Tengah ataupun Jawa Timur. Namun, saat ini tanamaGandaria sudah langka dan jarang dijumpai di kedua wilayah tersebut. 

Secara umum, gandaria dapat tumbuh dengan baik di daerah dengan ketinggian 5 sampai dengan 800 meter di atas permukaan laut. 

Gandaria merupakan tanaman pohon dengan ketinggian dapat mencapai 20 meter. Memiliki dau berbentuk lanset panjang, halus, mengkilat, dan untaiannya menggantung. Bunga gandaria terdapat pada malai seperti pada bunga tanaman mangga. Malai keluar dari ketiak daun dan berwarna kuning muda. Gandaria berbunga pada bulan Agustus hingga September dan buahnya masak pada bulan Desember-Januari. 

Tuesday, April 28, 2015

Mengenal Tanaman Kepel (Stelenocarpus burahol)

buah kepel
Kepel merupakan tanaman dari keluarga kenanga-kenangaan dan memiliki beragam nama di Indonesia. Di Jawa, kepel juga dikenal dengan nama simple atau kecindul. Di Sunda, kepel dikenal dengan nama buahol atau turulak. Di Indonesia, kepel termasuk tanaman yang langka. Walaupun demikian, secara spesifik kepel masih banyak dijumpai di Daerah Istimewa Yogyakarta dan dianggap sebagai salah satu tanaman yang mencitrakan Yogyakarta. 

Kepel berasal dari Malaysia dan juga Jawa. Secara umum, kepel tumbuh baik pada tanah yang subur, banyak mengandung humus, dan memiliki kelembaban yang relatif tinggi. Kepel dapat tumbuh dengan baik pada daerah dengan ketinggian 150 sampai dengan 300 mdpl. 

Kepel merupakan tanaman berbentuk pohon dengan ketinggian pohon dapat mencapai 20 meter. Terdapat benjolan-benjolan pada batang kepel akibat tangkai bunga dan buah yang tumbuh dari batang. Kepel memiliki bentuk tajuk kerucut dan cabang-cabangnya tumbuh hampir mendatar.

Mengenal Tanaman Durian Burung (Durio acutifolius)

durian burung berukuran kecil seperti rambutan
Durian burung merupakan salah satu tanaman keluarga durian yang sudah langka di Indonesia. Banyaknya pembalakan liar dan pembukaan hutan untuk kegiatan pertanian sedikit banyak berpengaruh terhadap keberadaan durian burung di Indonesia. Terdapat dua jenis durian burung yaitu dari spesies Durio acutifolius dan Durio lanceolatus. Kedua jenis durian burung tersebut dapat dijumpai di daerah aliran Sungai Mahakam, Kutai, Kalimantan Timur. 

Tanaman durian burung banyak tumbuh di lereng bukit hutan meranti yang mengandung banyak air. Biasa tumbuh di daerah dengan ketinggian antara 50-100 mdpl. Durian burung merupakan tanaman pohon dengan tajuk rindang, bercabang banyak, dan berdaun lebat. 

Durian burung (Durio lanceolatus) memiliki buah yang berukuran kecil sebesar buah rambutan, berbentuk bulat, dan berduri tajam. Buah berwarna merah ketika muda dan berubah menjadi coklat begitu buah telah tua. Daging buah berwarna merah, memiliki biji sebesar kedelai. Biji berbentuk bulat dan berwarna hitam. Buah yang sudah susah dikupas. 

Tidak seperti buah durian pada umumnya, durian burung (Durio acutifolius) memiliki buah sebesar buah markisa, berbentuk lonjong, memiliki duri yang lunak dan tumpul. Buah yang masih muda berwarna hijau dan menjadi kekuningan begitu buah sudah tua. Daging buah berwarna merah dengan biji seukuran kacang tanah, berbentuk bulat, dan berwarna hitam. Buah yang telah masak akan pecah di atas pohon. 

Durian burung jarang dimakan manusia karena memiliki rasa yang tawar, daging buah tipis, dan tidak terdapat aroma khas durian. Di hutan, durian burung banyak dimakan oleh burung, monyet, dan orang hutan. 

Anonim. 1994. Mengenal Tanaman Langka Indonesia. Penebar Swadaya, Jakarta.

Sumber gambar: https://alchetron.com/cdn/durian-burung-9be4e03b-ead3-4e1a-b731-580a648c05f-resize-750.jpeg

Mengenal Tanaman Durian Lai (Durio kutejensis)

durian lai kalimantan
Bagi sebagian besar masyarakat Dayak Kenyah, durian lai lebih dikenal dengan nama durian daun. Disebut durian daun karena memiliki daun yang selebar ukuran telapak tangan orang dewasa. Durian lai banyak ditanam penduduk di sekitar Sungai Mahakam, Kutai, Kalimantan Timur. 

Tanaman durian lai menghendaki tanah yang berlumpur dengan ketinggian 50 sampai dengan 200 meter di atas permukaan air laut. 

Durian lai mulai berbuah ketika berumur 5 tahun. Durian lai merupakan durian genjah dengan perawakan atau sosok tanaman yang kerdil. Buah berbentuk bulat dan berwarna hijau. Kulit buah pada buah yang telah masak memiliki duri yang lunak dan mudah dibelah. Daging buah berwarna kuning, memiliki rasa yang manis, bertekstur lembut dan empuk, serta memiliki aroma yang kurang harum. Biji durian lai berwarna kecoklatan.

Anonim. 1994. Mengenal Tanaman Langka Indonesia. Penebar Swadaya, Jakarta.

Thursday, April 23, 2015

Mengenal Tanaman Bancang (Mangifera foetida Lour)

buah bacang
Bacang merupakan tanaman yang berasal dari Indocina dan Malaya. Tanaman bacang banyak tumbuh dan ditanam di Indonesia bagian barat seperti Jawa dan Sumatra. Saat ini, keberadaan tanaman bacang di Indonesia sudah cukup jarang. Bahkan di beberapa daerah bacang sudah tidak dapat dijumpai lagi. 

Bacang merupakan tanaman yang menyukai tempat lembab dan terdapat banyak naungan (pada fase pembibitan). Tanaman bacang tumbuh dengan baik pada daerah dengan ketinggian 200 sampai 600 meter di atas permukaan air laut.

Bacang merupakan tanaman yang berbentuk pohon dengan tinggi yang dapat mencapai 10-30 meter. Kulit batang pohon berwarna abu-abu dan pecah-pecah. Dari bagian kulit batang yang pecah akan mengeluarkan getah yang membentuk damar berwarna jernih.