Thursday, January 13, 2022

Bertanam Mangga di Lahan 1 Hektar

budidaya mangga

Mangga merupakan salah satu buah yang paling popular dan paling banyak diminati maasyarakat. Buah mangga memiliki rasa yang beragam mulai dari yang sangat manis sampai yang masam, tergantung varietasnya. Harga di pasaran juga bervariasi tergantung jenis mangga dan juga musim mangga. Walaupun banyak rumah tangga sudah menanam mangga, perlu juga membudidayakan mangga secara komersial untuk memenuhi permintaan pasar.

Memulai Usaha
Lokasi ideal untuk bertanam mangga adalah dataran rendah dengan ketinggian hingga 300 mdpl. Tipe iklim kering dengan curah hujan 1000-2000 per tahun dan 4-7 bulan musim kering. Lahan harus dipersiapkan terlebih dahulu kemudian dibuat lubang tanam dengan ukuran 60 x 60 x 50 dengan jarak tanam 8-12 meter.

Pupuk kandang diberikan ke setiap lubang tanam dengan takaran 20 kg. Bibit hasil okulasi ditanam di lahan setelah ketinggian tanaman lebih dari 75 cm.
Kendala
Mangga sering terserang penyakit pada bagian buah.

Strategi budidaya
Pemangkasan harus dilakukan untuk membentuk cabang yang lebih banyak. Dengan demikian, peluang untuk berbuah lebih lebat dan lebih besar. Pupuk dengan takaran 200 kg urea, 500 kg TSP/667 S-36, dan 150 kg KCl per tanaman. Pemupukan dilakukan empat kali dalam setahun dengan interval 3 bulan. Dapat pula ditambahkan ZPT untuk memacu pembungaan dan pembuahan.

Panen buah mangga dapat dilakukan 4-5 bulan sejak bunga mekar. Produksi buah mangga antara 25-1000 buah per pohon dan tergantung varietas, Teknik budidaya, serta lokasi. Musim mangga biasanya terjadi pada bulan September-Desember. Buah mangga harus dibersihkan dari kutu, jelaga, dan getah untuk menjadikan harganya optimal.

Sumber:
Saparianto, Cahyo. 2011. 79 Bisnis Pertanian Menguntungkan. Penebar Swadaya, Jakarta.

Sumber gambar: 
https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fwww.tasteofhome.com%2Fcollection%2Fhealth-benefits-of-mango%2F&psig=AOvVaw125WBUiFrfs3rLy_WVxrul&ust=1642127392109000&source=images&cd=vfe&ved=0CAsQjRxqFwoTCIi917PXrfUCFQAAAAAdAAAAABAJ

No comments:

Post a Comment