Pelaksanaan okulasi sangat berpengaruh terhadap tingkat keberhasilan okulasi. Tingkat keberhasilan okulasi juga merupakan salah satu faktor terpenting dalam rangkaian kegiatan pembibitan karet. Kegiatan-kegiatan dalam okulasi meliputi membuat jendela okulasi, mengambil mata okulasi, menempelkan mata okulasi dan membalut, dan memeriksa hasil okulasi.
a) Membuat jendela okulasi
Jendela okulasi adalah sayatan pada kulit batang bawah yang nantinya digunakan untuk penempelan mata tunas. Ukuran jendela untuk okulasi hijau adalah 1,5 x 3 cm, okulasi dini 0,5-1 x 3 cm, dan okulasi coklat 2 x 4 cm. Torehan untuk jendela okulasi dimulai dari bawah setinggi kurang lebih 5 cm dari tanah. Sebelum ditoreh, batang dibersihkan terlebih dahulu dengan menggunakan kain yang sudah dipersiapkan. Lateks/ getah yang keluar akibat luka yang dibuat diberihkan juga dengan kain yang bersih. Teknik pembuatan jendela adalah dengan membuat dua irisan vertical di batang dengan ukuran berdasarkan jenis okulasi yang digunakan. Di bagian atas irisan vertical dibuat irisan melintang untuk membuka jendela okulasi. Untuk mempercepat proses okulasi, beberapa batang bawah (biasanya 25 batang bawah) ditoreh terlebih dahulu sebelum jendela okulasi dibuka dan ditempeli mata tunas.
b) Membuat perisai mata okulasi
Mata tunas yang paling baik untuk okulasi adalah mata prima yang berada di bekas ketiak daun. Ukuran perisai mata okulasi bergantung pada jenis okulasi yang akan diterapkan. Okulasi dini membutuhkan perisai dengan lebar maksimal 1 cm. Okulasi hijau membutuhkan perisai dengan lebar maksimal 1,5 cm. Okulasi coklat membutuhkan perisai dengan lebar maksimal 2 cm. Kulit kayu disayat sesuai dengan ukuran yang sebelumnya telah diuraikan. Penyayatan dilakukan dengan mengikutsertakan kayu. Kulit kayu kemudian dilepaskan dari kayunya dengan hati-hati dengan menarik bagian kayu. Perisai mata diusahakan untuk tidak memar dan bagian dalam kulitnya tidak kotor atau terpegang. Perisai mata yang baik adalah yang bagian dalam kulitnya terdapat titik putih yang menonjol.



