Pada setiap kegiatan budidaya tanaman, ketersediaan benih yang berkualitas dan siap untuk tumbuh menjadi hal yang mutlak diperlukan. Salah satu kendala ketersediaan benih yang siap tumbuh karena adanya dormanis dari benih yang akan ditanam. Secara alami, terdapat beberapa tanaman yang memiliki masa dormansi sebelum bijinya bisa siap kembali ditanam.
Dormansi adalah mekanisme pertahanan alami dari suatu spesies tanaman untuk dapat bertahan hidup saat lingkungan tumbuh tidak optimal untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Biji sorgum merupakan salah satu biji yang memiliki masa dormansi sehingga tidak dapat tumbuh segera setelah dipanen. Dibutuhkan waktu tertentu bagi biji sorgum untuk dapat siap tanam dan siap tumbuh.
Pemecahan dormansi dibutuhkan untuk menyediakan bahan tanam segera setelah biji sorgum dipanen. Terdapat beberapa teknik untuk mematahkan dormanis biji diantaranya dengan menggunakan zat pengatur tumbuh atau pelukaan menggunakan asam sulfat, dan dapat juga dengan menggunakan kombiasi keduanya.




