Saturday, March 5, 2022

Penggunaan jagung (Zea mays) sebagai tanaman obat

jagung untuk obat
Jagung merupakan salah satu tanaman yang tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Jagung merupakan sumber karbohidrat yang bahkan di beberapa daerah jagung merupakan makanan pokok selain beras. Selain sebagai makanan pokok, jagung merupakah bahan untuk membuat beraneka macam snack/camilan.

Selain kedua fungsi tersebut, ternyata jagung memiliki khasiat sebagai tanaman obat. Beberapa penyakit yang dapat disembuhkan menggunakan jagung antara lain adalah batu empedu, batu ginjal, busung air pada radang ginjal, busung perut, hepatitis, kencing manis, radang kandung empedu, sirosis tekanan darah tinggi, dan lain sebagainya.

Contoh penggunaan jagung untuk mengobati berbagai penyakit di Indonesia

1. Batu empedu
Bahan yang dibutuhkan adalah jagung muda sebanyak 5 tongkol, herba kumis kucing segar 5 gram, dan air 110 ml. pembuatannya adalah dengan menjadikan infus dari bahan yang telah disebutkan sebelumnya. Infus diminum setiap hari sebanyak 100 ml dan dilakukan selama 14 hari.

Wednesday, March 2, 2022

Contoh penggunaan kelapa sebagai obat

penggunaan kelapa sebagai obat
Tanaman kelapa memiliki beragam khasiat obat disamping buahnya yang dapat dijadikan beragam makanan serta air kelapa mudanya yang memberikan kesegaran.

Berikut merupakan contoh penggunaan kelapa untuk pengobatan berbagai penyakit

1. Keracunan
Satu butir kelapa hijau dilubangi pada bagian ujung kemudian air kelapanya diminum sampai habis.

2. Sakit panas dalam
Bahan yang digunakan yiatu satu butir buah kelapa hijau dan 1 butir telur ayam kampung mentah. Air kelapa dicampur dengan telur ayam kampung yang masih mentah kemudian airnya diminum pada siang hari.

3. Sakit panas
Satu gelas air kelapa muda dan satu sendok madu dicampur dan diaduk sampai rata. Ramuan ini dapat digunakan sebagai obat dengan dosis dua kali minum sehari masing-masing satu cangkir untuk orang dewasa dan setengah cangkir untuk balita.

Penggunaan kelapa (Cocos nucifera, Linn.) sebagai obat

kelapa dapat digunakan untuk pengobatan
Kelapa merupakan salah satu tanaman yang semua organnya dapat memberikan manfaat bagi manusia. Hal tersebut yang juga menjadikan tunas kelapa sebagai lambang kepnduan di dunia. Salah satu yang paling diminati dari kelapa adalah bagian buahnya. Air buah kelapa muda memiliki berragam khasiat dan juga buah kelapa memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi.

Kelapa memiliki nama ilmiah Cocos nucifera dan memiliki nama daerah seperti kelapa, nyiur (Indonesia), kambil, kerambil, klapa (jawa), kalapa (sunda), coconut (inggris), dan cocotier (perancis).

Pohon kelapa (Cocos nucifera) termasuk tanaman yang memiliki buah berukuran besar. Batang pohon kelapa umumnya berdiri tegak dan tidak bercabang dengan ketinggian dapat mencapai 10-14 meter. Daun berpelepah, panjang mencapai 3-4 meter dengan sirip lidi yang menopang tiap helaian dan bisa dijadikan sebagai hiasan (janur).

Tuesday, March 1, 2022

Penggunaan tanaman delima (Punica granatum L.) sebagai obat

delima untuk pengobatan penyakit
Delima merupakan tanaman yang berasal dari timur tengah. Namun saat ini, tanaman ini telah tersebar di hampir seluruh permukaan bumi baik di daerah tropis sampai sub tropis dan mulai dari dataran rendah sampai dataran tinggi dengan ketinggian 1000 mdpl.

Terdapat beragam nama untuk tanaman delima ini. Nama-nama yang tersebar di Indonesia antara lain: glima (aceh), dallimo (batak), gangsalan (jawa), dallima (sunda), dhalima (madura), jeliman (sasak), talima (bima) rumou (timor).

Delima membutuhkan tanah yang gembur dan tidak terendam air. Delima adalah pohon perdu dengan tinggi 2-5 meter. Batang berkayu, ranting berbentuk persegi, memiliki percabangan banyak dan berduri pada ketiak daunnya. Memiliki daun tunggal bertangkai pendek dengan helaian berbentuk lonjong-lanset dan berwarna hijau.

Bunga bertangkai pendek, keluar di ujung ranting atau di ketiak daun yang paling atas. Biasanya terdapat satu sampai lima bunga dengan warna merah, putih, atau ungu. Buah buni berbentuk bulat dengan warna kulit yang beragam seperti hijau keunguan, putih, coklat kemerahan, atau ungu kehitaman. Terkadang terdapat bercak agak menonjol berwarna lebih tua.

Penggunaan Cabai Merah (Capsicum annuum, L.) sebagai obat

cabai merah sebagai obat
Cabai merupakan sedikit dari komoditas pertanian yang menghasilkan rasa pedas. Dengan kegemaran masyarakat Indonesia akan rasa pedas, permintaan akan cabai akan selalu ada setiap saat. Permintaan yang selalu tinggi disaat ketersediaan komoditas yang berfluktuasi menjadikan harga cabai juga berfluktuasi. Namun sayangnya, fluktuasi harga cabai sering juga menyebabkan inflasi.

Beberapa nama daerah untuk cabai diantaranya adalalah campli (aceh), lasina (batak), lada sebua (nias), lado (Minangkabau), lasinao (melayu), Lombok (jawa), tabia (bali), koro (flores), dan lain sebagainya.

Tanaman cabai berasal dari amerika yang beriklim tropis. Menyebar mulai dari Meksiko sampai bagian utara Amerika Selatan. Di Indonesia, cabai dibudidayakan mulai dari dataran rendah tepi pantai sampai dengan dataran tinggi di pegunungan.

Cabai merah memiliki batang berkayu, berbuku-buku dengan postur yang tegak berukuran 1-2,5m. Cabai dapat berumur bertahun-tahun. Daun berwarna hijau berbentuk bulat telur sampai elisp dengan ujung yang runcing.

Bunga cabai berbentuk bintang, berwarna putih, dan keluar dari ketiak daun. Buah termasuk buah buni dengan bentuk kerucut memanjang. Buah muda berwarna hijau tua dan akan menjadi merah cerah saat sudah berumur tua. Biji yang masih muda berawarna kuning setelah tua berubah menjadi coklat, berbentuk pipih dan berasa sangat pedas.