Wednesday, March 2, 2022

Penggunaan kelapa (Cocos nucifera, Linn.) sebagai obat

kelapa dapat digunakan untuk pengobatan
Kelapa merupakan salah satu tanaman yang semua organnya dapat memberikan manfaat bagi manusia. Hal tersebut yang juga menjadikan tunas kelapa sebagai lambang kepnduan di dunia. Salah satu yang paling diminati dari kelapa adalah bagian buahnya. Air buah kelapa muda memiliki berragam khasiat dan juga buah kelapa memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi.

Kelapa memiliki nama ilmiah Cocos nucifera dan memiliki nama daerah seperti kelapa, nyiur (Indonesia), kambil, kerambil, klapa (jawa), kalapa (sunda), coconut (inggris), dan cocotier (perancis).

Pohon kelapa (Cocos nucifera) termasuk tanaman yang memiliki buah berukuran besar. Batang pohon kelapa umumnya berdiri tegak dan tidak bercabang dengan ketinggian dapat mencapai 10-14 meter. Daun berpelepah, panjang mencapai 3-4 meter dengan sirip lidi yang menopang tiap helaian dan bisa dijadikan sebagai hiasan (janur).

Buah terbungkus dengan serabut dan batok yang cukup kuat ehingga untuk memperoleh buah kelapa harus dikuliti terlebih dahulu. Kelapa yang sudah besar dan subur dapat menghasilkan 2-10 buah kelapa setiap tangkainya.

Buah kelapa dapat berkhasiat untuk mengobati keracunan, panas dalam, sakit panas, demam berdarah, morbili, influenza, kencing batu, sakit saat haid, cacing kremi, sakit gigi, ubanan, dan ketombe.

Adapun cara penggunaan kelapa sebagai obat adalah sebagai berikut:

Kandungan dibalik pohon kelapa
Buah kelapa yang sudah tua mengandung kalori yang tinggi. Air kelapa hijau lebih banyak mengandung tannin atau antidotum (anti racun) dibandingkan jenis kelapa yang lain. Komposisi kandungan zat kimia yang terdapat pada air kelapa antara lain asam askorbat (vitamin C), protein, lemak, hidrat arang, kalisium/potassium, dan sejumlah mineral

Sumber: Permana, Heri. 2021. Tanaman Obat Tradisional. CV Titian Ilmu, Bandung.

sumber gamber: https://www.levypreserve.org/_images/449/cocos_nucifera_fruits.jpg

No comments:

Post a Comment