Pengendalian organisme pengganggu tanaman merupakan hal yang mutlak diakukan agar budidaya tanaman dapat memberikan hasil yang optimal. Dalam budidaya tanaman talas, organisme pengganggu tanaman dapat berasal dari golongan hama, patogen penyakit, dan gulma. Berikut adalah beberapa hama dan penyakit yang sering dijumpai dan menyerang tanaman talas beserta cara pengendaliannya.
1. Aphis gossypii
Merusak tanaman talas dengan cara menghisap cairan yang berada di daun. Aphis dapat mengeluarkan cairan madu yang juga menarik semut. Tanaman yang terserang Aphis memiliki daun yang kering dan sedikit keriting. Selain menyerang talas, Aphis juga menyerang melon, timun, labu-labu an, dan kapas. Aphis dapat dikendalikan menggunakan insektisida berbahan aktif carbaryl, diazinon dimetoat, dan malation.
2. Ulat Heppotion calerino
Ulat berukuran besar yang memakan helai daun tanaman talas. pada populasi besar dapat juga memakan pelepah daun dan tanaman menjadi gundul. Dapat dikendalikan secara fisik dengan cara mengambil ulat tersebut dan melakukan pembajakan tanah karena kepompong ulat berada di dalam tanah. Pengendalian secara kimiawi dilakukan dengan insektisida berbahan aktif carbaryl terhadap lahan dengan tingkat serangan 50%.
3. Serangga Agrius convolvuli
Ulat berukuran besar yang memakan helai daun tanaman talas. Pada populasi besar dapat juga memakan pelepah daun dan tanaman menjadi gundul. Dapat dikendalikan secara fisik dengan cara mengambil ulat tersebut dan melakukan pembajakan tanah karena kepompong ulat berada di dalam tanah. Pengendalian secara kimiawi dilakukan dengan insektisida berbahan aktif carbaryl 0,2% pada ulat yang masih kecil.



