Thursday, January 20, 2022

Pemanfaat Alpukat (Persea gratissima) sebagai Obat


Alpukat adalah buah yang umum dijumpai di Indonesia. Walaupun tidak dijadikan buah meja, alpukat umumnya digunakan sebagai buah yang digunakan sebagai bahan jus. Alpukat memiliki beragam nama karena mamang tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia. Beberapa nama daerah alpukat diantaranya: apuket, alpuket, jambu wolanda (Sunda), apokat, avokat, plokat (jawa), alpokat, avokat, advokat (Sumatra).

Alpukat berasal dari Amerika Tengah dan tumbuh subur di wilayah yang tidak tergenang air. Walaupun dapat ditanam dimanapun tetapi alpukat memberikan hasil optimal ketika ditanam pada ketinggian 200-1000 mdpl.

Alpukat memiliki pohon dengan ketinggian 3-20 m, berakar tunggang, batang berkayu, bulat, berwarna coklat kotor, memiliki banyak cabang, ranting berambut rapat, dan dau berwarna hijau tua serta gundul. Memiliki bunga bertipe majemuk, berkelamin dua (satu pohon terdapat bunga jantan dan betina sekaligus). Buah termasuk buah buni, berbentuk bola atau bulat telur. Buah berwarna hijau, berbintik-bintik, bertekstur lunak ketika sudah masak, berwarna hijau kekuningan serta biasanya dijadikan bahan es campur ataupun es jus.

Tuesday, January 18, 2022

Alang-alang (Imperata cylindrica L.) sebagai Tumbuhan Obat


Alang-alang merupakan tumbuhan rerumputan yang banyak dijumpai di hampir seluruh wilayah Indonesia. Buktinya, terdapat beragam nama untuk tumbuhan alang-alang di berbagai wilayah di Indonesia. Beberapa nama diantaranya Naleueng lakoe (Aceh), Ri (Batak), Oo (Nias), Alalang (Minangkabau), Lioh (Lampung), Belalang (Dayah), Alang-alang (Jawa), Kebut (Madura), Weli (Ambon).

Alang-alang hidup di berbagai daerah terbuka seperti padang, lapang, rawa-rawa, ladang, ataupun hutan yang baru terbakar. Di jawa, alang-alang dapat tumbuh hingga ketinggian 2700 mdpl. Tumbuhan ini dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman yang lain karena dapat menyerap natrium yang tinggi

Monday, January 17, 2022

Fungsi dan Kegunaan Unsur Hara untuk Tanaman

fungsi unsur hara bagi tanaman
Unsur hara memiliki peranan penting bagi tanaman. Bagi tanaman, unsur hara memiliki peran yang sama seperti nutris pada manusia. Unsur hara memiliki fungsi masing-masing bagi pertumbuhan perkembangan tanaman. Terdapat 16 unsur hara esensial yang dibutuhkan tanaman dan terbagi menjadi tiga katagori.

Pemupukan merupakan salah satu cara untuk menyediakan unsur hara untuk tanaman.

Hara makro primer: merupakan unsur hara yang dibutukan dalam jumlah banyak. Yang termasuk unsur hara ini adalah: N, P, K yang diambil dari tanah dan C, H, O yang diambil dari air dan udara.

Unsur hara mikro sekunder: dibutuhkan tanaman dalam jumlah lebih sedikit daripada unsur hara primer. Yang termasuk jenis ini adalah S, Ca, dan Mg

Hara mikro: dibutuhkan tanaman dalam jumlah lebih sedikit daripada unsur hara makro baik primer ataupun sekunder. Yang termasuk unsur hara ini adalah Fe, Mn, Cu, Zn, Mo, B, dan Si.

Kekurangan unsur hara menyebabkan kerusakan atau gejala yang tidak diinginkan dalam budidaya tanaman.  

Berikut merupakan kegunaan masing-masing unsur hara bagi tanaman:

Nitrogen (N)
Fungsi nitrogen bagi tanaman antara lain: membuat tanaman lebih hijau segar, mempercepat dan meningkatkan pertumbuhan tanaman seperti tinggi tanaman, jumlah cabang, dan jumlah anakan. Meningkatkan protein dari hasil panen.

Fosfor (P)
Memacu pertumbuhan akar dan pembentukan anakan yang baik. Mempercepat pembentukan bunga serta memacu kematangan buah dan biji. Meningkatkan rendemen panen khususnya pada biji-bijian. Meningkatka mutu benih dan bibit yang dihasilkan.

Kalium (K)
Membantu tanaman lebih tegak dan kokoh. Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit serta kekeringan. Meningkatkan pembentukan gula dan pati. Meningkatkan ketahanan hasil panen selama pengangkutan dan penyimpanan.

Sulfur (S)
Meningkatkan rendemen hasil tebu dan hablur gula (rendemen). Memperbaiki kualitas dan kuantitas khususnya umbi umbian. Meningkatkan kandungan protein dan vitamin hasil panen. Meningkantkan ketahanan hasil panen pada waktu penyimpanan dan pengangkutan.

Zink (Zn)
Meningkatkan daya serrap tanaman terhadap unsur hara. Berperan dalam produksi klorofil dan karbohidrat. Pembentukan hormone tumbuh, pemanjangan sel dan ruas batang.

C-Organik
Memperbaiki sifat fisik tanah. Memperbaiki sifat biologis tanah melalui penyediaan makanan untuk mikroorganisme bermanfaat. Memperbaiki sifat kimia tanah dengan peningkatan fungsi tanah dalam menguraiakan unsur hara. Salah satu sumber C organic dalam pupuk organic.

Sumber: buku saku “Budidaya tanaman menggunakan phonska petroganik”. Peterokimia Gresik.

Sumber gambar: https://asset.kompas.com/crops/WxmsFZMzDYjuRvL1U5oB8TYXMD8=/100x67:900x601/750x500/data/photo/2020/11/25/5fbdde653bf3e.jpg

Saturday, January 15, 2022

Peluang Budidaya Pisang di Lahan 0,5 Hektar

peluang usaha budidaya tanaman pisang
Pisang merupakan tanaman yang relatif mudah dibudidayakan. Bahkan di lokasi-lokasi yang tidak ideal untuk tanaman produktif lain. Pisang juga tidak mengenal musim sehingga buahnya tersedia sepanjang tahun.

Buah pisang adalah salah satu buah yang paling banyak digemari seluruh lapisan masyarakat. Berkaitan dengan hal tersebut, permintaan akan buah pisang selalu ada. Utnuk memenuhi supplay pisang di pasar, perlu dilakukan usaha budidaya pisang secara komersial. Jenis pisang yang paling banyak dikonsumsi sebagai buah meja adalah pisang susu, pisang raja, dan pisang ambon.

Selain sebagai buah meja, pisang juga memiliki khasiat sebagai tanaman obat

Memulai usaha budidaya pisang

Lahan disiapkan untuk penanaman pisang. Disiapkan lubang tanam dengan ukuran 60 x 60 x 50. Jarak tanam untuk penanaman pisang adalah 2-3 meter dan tergantung varietas pisang yang ditanam. Bibit/anakan pisang yang telah berdaun 2-3 helai atau hasil kultur jaringan yang sudah lebih dari 3 helai daun bisa ditanam di lahan pertanaman pisang.

Thursday, January 13, 2022

Bertanam Mangga di Lahan 1 Hektar

budidaya mangga

Mangga merupakan salah satu buah yang paling popular dan paling banyak diminati maasyarakat. Buah mangga memiliki rasa yang beragam mulai dari yang sangat manis sampai yang masam, tergantung varietasnya. Harga di pasaran juga bervariasi tergantung jenis mangga dan juga musim mangga. Walaupun banyak rumah tangga sudah menanam mangga, perlu juga membudidayakan mangga secara komersial untuk memenuhi permintaan pasar.

Memulai Usaha
Lokasi ideal untuk bertanam mangga adalah dataran rendah dengan ketinggian hingga 300 mdpl. Tipe iklim kering dengan curah hujan 1000-2000 per tahun dan 4-7 bulan musim kering. Lahan harus dipersiapkan terlebih dahulu kemudian dibuat lubang tanam dengan ukuran 60 x 60 x 50 dengan jarak tanam 8-12 meter.

Pupuk kandang diberikan ke setiap lubang tanam dengan takaran 20 kg. Bibit hasil okulasi ditanam di lahan setelah ketinggian tanaman lebih dari 75 cm.