Sunday, January 27, 2013

Laporan Praktikum:pengaruh Limbah Teradap Pertumbuhan Tanaman


       Pertambahan penduduk yang semakin pesat di daerah perkotaan dapat menyebabkan daerah pemukiman penduduk semakin luas dan padat, serta semakinkompleksnya kebutuhan dan peningkatan pola hidup masyarakat menyebabkan semakinbanyaknya limbah sampah.Sampah menjadi masalah karena menimbulkan bau busuk(polusi udara), berjangkitnya berbagai penyakit, kontaminasi air tanah, dan timbulnyakarbondioksida akibat pembakaran sampah (Freeman, 1984).
            Dengan pengolahan sampah kota menjadi kompos, di samping dapat meningkatkan produktivitas tanah, juga sebagai salah satu solusi alternatif penangananlimbah kota. Di samping penciptaan kondisi ramah lingkungan, kompos sampah kotayang diolah sendiri oleh petani dapat mengurangi biaya pemupukan yang harusdikeluarkan oleh petani karena bahan baku sampah kota yang akan dijadikan komposdapat diperoleh dengan mudah dan cuma-cuma dari pasar (sampah pasar) (Hakim, 2006).
        Limbah pabrik susu dapat dipisahkan menjadi 3 bentuk yaitu buangan industri, buangan yang tidakterkena minasi, dan buangan rumah tangga pabrik. Limbah pabrik susu kaya akan magnesium dan kalsium. Penggunaan limbah pabrik susu untuk peningkatan kesuburan tanah yang terus menerus dapat mengganggu ketersediaan unsur hara mikro. Bahaya lain yang ditimbulkan adalah adanya salinitas. Salinitasdapatdihindari jika irigasi yang tersedia cukup banyak. Limbah pabrik susu dapat memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah serta dapat meningkatkan nilai KTK tanah (Nihayati dan Siswanto, 1998).

           Limbah cair tahu merupakan sisadari proses pencucian, perendaman, penggumpalan, dan pencetakan slama pembuatan tahu. Limbah cair tahu banyak mengandung bahan organic dibandingkan bahan anorganik. Kandungan protein limbah cair tahu mencapai 40-60 % , karbohidrat 25-50 %, dan lemak 10 %. Bahan organik berpengaruh terhadap tingginya fosfor, nitrogen, dan sulfur dalam air (Setiawan,2009).
            Limbah detergen banyak mengandung kalium dan natrium.Detergen cair diidentikkan dengan banyak mengandung K padahal sebenarnya banyak mengandung Na yang menghambat pertumbuhan tanaman.Limbah detergen yang kaya akan kalium baik untuk menyiram tanaman. Fungsi kalium pada tanaman yaitu untuk membantu pembentukan protein dan karbohidrat, memperkuat tubuh tanaman, mengeraskan bagian kayu, meningkatkan daya tahan terhadap kekeringan dan meningkatkan mutu biji dan buah (Anonim, 2012).
          Limbah padat pabrik kertas mengandung unsur kalium (K).peranan unsur ini untuk memperlancar fotosintesis, memacu pertumbuhan tanaman pada titik awal, memperkuat batang dan menambah daya tahan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit serta kekeringan. Limbah padat pabrik kertas juga mengandung unsur-unsur antara lain : kalsium, magnesium, besi, dan sulfida yang juga berguna bagi pertumbuhan tanaman (Murtado dan Said, 1987).
Dampak-dampak umum bagi polutan terhadap morfologi daun meliputi jumlah stomata sedikit, jumlah trikoma meningkat dan ukuran daun mengecil. Dengan adanya SO2, HF, atau HCl akan menyebabkan terjadinya nekrotik pada daun. Hal ini diakibatkan karena adanya pengatuh pH dan perubahan konsentrasi ß karotin. Terjadinya nekrotik pada daun akan menyebabkan turunnya aktivitas fotosintesis (Levitt, 1980).

sumber:
Anonim.2001. Dampak Limbah Laundry terhadap Tanaman.<masbet.wordpress.com/2012/dampaklimbahlaundry.html>. diakses pada 7 Oktober 2012.

Freeman. 1984. Air and Water Pollition Control. Mc Grow-Hill, New York.

Hakim. M., Wijaya. 2006. Mencari Solusi Penanganan Sampah Kota. Lokakarya Pengelolaan Sampah Kota dan Revitalisasi Pengembangan Hortikultura di Indonesia. Fakultas Pertanian Universitas Padjajaran.

Levitt, J. 1980. Respons of Plant to Environmental Stress.Academic Press,New York.

Murtadho, J dan Said E. G. 1987.Penanganan Pemanfaatan Limbah Padat. Melton Putra, Jakarta.

Nihayati, e. dan Siswanto. 1988. Pengaruh limbah pabrik susu Nestle terhadap pertumbuhan tanaman kedelai 9 : 5- 11.

Setyawan, Eko. Pengaruh empat macam pupuk anorganik terhadap pertumbuhan sawi. Embryo 6: 1-8 

No comments:

Post a Comment